Hei Bijak
Mau kah bernostalgia ketika tulisan ini mulai diperjuangkan?
Ketika tulisan ini hanya menjadi seonggok sastra di halaman dunia maya!!
Hei Kedewasaan
Mau kah mengajari lagi debu ini menari? Walau ketika musik sudah tidak terasa bermakna
Hei Perjalanan
Mau kah lagi menghantam tubuh ini menjadi 1000 butiran debu? Ketika kata mulai bermakna kembali diantara spasi-spasi itu.
Hei Puspa
Mau kah menari lagi ketika butiran hujan jatuh dikeindahan paras mu? Diantara puspa-puspa lain.
Hei Langkah
Mau kah menghantam kaki ini lagi? Saat kaki ini mulai kembali berjalan memperjuangkan tulisan ini
Hei Nafas
Mau kah bercinta dengan tuhan lagi? Ketika semua desah lepas dari sangkarnya.
Hei Harapan
Mau kah kembali berlari mengejar harapan yang terputus?
Hei Cinta
Mau kah kembali disini dan menetap hingga rambut ini putih dan kaki ini tidak kuat menopang waktu?
Hei Sastra
Ternyata dari semua yang dilakukan hanya menulis hal yang paling saya cintai.
0 comments:
Post a Comment