Wednesday, 11 September 2013

The Pursuit of Happyness


The Pursuit of Happyness


The Pursuit of Happyness

Kali ini gw pengen review film yang gw bilang sangat bagus, yaitu The Pursuit of Happyness, menurut pandangan gw tentunya.

Dari beberapa informasi yang gw dapet, bahwa film ini memiliki beberapa cerita nyata dari seorang Chris Gardner. Chris Gardner atau Christopher Paul "Chris" Gardner adalah seorang pengusaha, investor, motivator juga penulis yang berjuang dari kehidupannya yang miskin, hingga menjadi pengusaha yang cukup sukses di America.

Di film ini sendiri digambarkan bagaimana dia "Chris" yang diperankan oleh Will Smith mengejar sebuah kebahagiaan. Meski harus berjuang untuk keluar dari kemiskinan, dia tetap saja harus ditinggalkan istrinya karena masalah perkonomian mereka. Dalam hal ini tidak ada seorangpun yang tidak akan jatuh karena ditinggal pasangan dalam keadaan yang terpuruk. Walaupun begitu, Chris Gardner yang memang pintar tetap berusahan untuk mendapatkan pekerjaan yang layak untuk dia agar dapat membiayai kehidupannya dengan seorang anak laki-lakinya yang bernama Christopher.

Hal pertama yang menarik di film ini adalah ketika Chris menjumpai beberapa orang yang berkeja di sebuah perusahaan, dia melihat bahwa mereka sangat bahagia, lalu dia berfikir bahwa "Mereka terlihat sangat bahagia! Gw akan bahagia seperti mereka!" kira-kira seperti itu yang gw tangkep.
Ini penting sih menurut gw, bahwa ketika kita berfikir kita gk akan bahagia, kita hanya perlu membuang kata "gk" itu dari kamus kehidupan kita, lalu liat hal positif apa yang akan kita dapet.

Walau harus berpindah-pindah tempat tinggal karena perekonomiannya yang buruk, dalam 30 hari Trail disebuah perusahaan Chris tetap melakukan semua pekerjaan dengan baik. Pagi hingga siang adalah seorang pekerja kantoran disebuah gedung mewah dengan beberapa teman eksekutif, siang hingga malam dia adalah seorang gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal, yang harus berebut sebuah kamar dengan para gelandangan lain.

Best Scene
Hal menarik berikutnya dari film ini adalah, kita tidak perlu tau apa yang orang katakan tentang kita, karena orang akan selalu mempunyai hal yang akan menjadi omongan agar kita jatuh.

"Don't ever let somebody tell you...
You can't do something. Not even me. All right?
You got a dream... You gotta protect it.
People can't do somethin' themselves, they wanna tell you, you can't do it.
If you want womethin', go get it. Period."


0 comments:

Post a Comment